Tiga rumah di Delima 6 RT 01/05 Malakasari, Durensawit, Jakarta Timur meledak. Menurut isu yang beredar, ledakan tersebut disebabkan oleh meteor jatuh. Hal ini diperkuat dengan pengakuan beberapa warga yang melihat cahaya kilat dari langit yang disertai suara desingan dan getaran dari dalam tanah, beberapa detik sebelum ledakan terjadi.
Pemilik rumah yang tertimpa ledakan hebat tersebut adalah Sudarmojo, Kusnadi, dan Marjuki. Beruntung, saat kejadian tersebut para pemilik rumah tidak sedang berada di rumah. Kejadian ini menyebabkan ketiga rumah tersebut memprihatinkan. Akibat hantaman Meteor itu, rumah milik Sudarmojo mengalami pergeseran pondasi, sehingga rumah miring ke arah kanan.
Kapolres Metro Jakarta Timur, Komisaris Besar Polisi Hasanudin menyebutkan, sejauh ini penyelidikan penyebab ledakan hebat itu masih dilakukan oleh Puslabfor (Pusat Laboratorium Forensik) Mabes Polri. Sampai saat ini, sekitar rumah tersebut terus dijaga oleh petugas kepolisian dari Mapolsek Duren Sawit.
Apakah mungkin mobil bisa terbang? Dalam film animasi memang sering kita lihat mobil bisa terbang, tapi apakah dalam kehidupan nyata ada mobil yang bisa terbang? Jawabnya adalah iya. Seiring dengan perkembangan teknologi, hal ini bukan lagi mustahil.
Sebuah perusahaan teknologi yang berada di boston, AS Transition Roadable Aircraft (TRA) telah berhasil menciptakan mobil yang bisa terbang karya Terrafugia. Ide kreatif ini sebenarnya sudah lama dan pihak Terafugia telah siap memulai memproduksi mobil terbang ini sayang pada saat itu krisis ekonomi global yang melanda seluruh dunia juga dirasakan oleh Amerika membuat rencana itu tertunda dan baru sekarang dapat di wujudkan.
Inilah kendaraan yang mungkin di idam-idamkan seluruh orang terutama yang tinggal di kota-kota besar yang terkenal dengan kemacetannya. Mobil ini bisa terbang sejauh 700 km dengan kecepatan 175 km/jam. Saat berada di darat, mobil ini mampu melaju dengan kecepatan 110km/jam. Selain itu, mobil ini dapat di parkir seperti mobil biasa dan memiliki kemampuan melipat sayap hanya dalam waktu 30 detik ibarat mobil convertible.
Mobil ini memang masih berada di Amerika. Warga Amerika sendiri pun masih harus memesannya untuk mendapatkan mobil ini. Dengan uang pangkal S$10.000 (Rp95juta) kita dapat memesan mobil ini. Namun bila mobil terbang ini sudah jadi, kita harus menyiapkan lagi dana sebesar US$185.000 (Rp1,75miliar). Jadi bila ingin memiliki mobil ini, kita harus menyiapkan uang sebesar 2 miliar rupiah.
Apa itu ekonomi? Ekonomi merupakan semua hal yang berhubungan dengan kehidupan rumah tangga (bangsa, negara dan dunia). Untuk menyelidiki dan menerangkan suatu kegiatan ekonomi digunakan cara-cara yang disebut dengan metodologi ekonomi yaitu diantaranya :
·Menyederhanakan persoalan-persoalan yang dihadapi dengan membuat beberapa asumsi dan model dari keadaan yang diselidiki.
·Mengadakan penelitian terhadap masalah yang terjadi agar dapat ditarik suatu kesimpulan.
Masalah Pokok Ekonomi
Masalah pokok ekonomi ada tiga, yaitu: produksi, konsumsi dan distribusi.
·Produksi, menyangkut masalah usaha atau kegiatan mencipta atau menambah kegunaan suatu benda.
·Konsumsi, menyangkut kegiatan menghabiskan atau mengurangi kegunaan suatu benda.
·Distribusi, menyangkut kegiatan menyalurkan barang dari produsen kepada konsumen.
Pokok masalah tersebut diperluas oleh aliran ekonomi modern, yaitu apa dan berapa, bagaimana, dan untuk siapa barang diproduksi.
·Apa dan siapa
Masalah ini menyangkut persoalan jenis dan jumlah barang/jasa yang perlu diproduksi agar sesuai kebutuhan masyarakat:
*apakah bahan makanan yang dipilih?
*apakah pakaian, tempat tinggal atau jasa lain?
*berapa banyak barang tersebut diproduksi?
·Bagaimana
Setelah jenis dan jumlah produksi dipilih, persoalan yang harus dipecahkan adalah: bagaimana barang tersebut diproduksi?
*siapa yang memproduksi?
*sumber daya apa yang digunakan?
*teknologi apa yang digunakan?
·Untuk siapa
Setelah pemecahan persoalan bagaimana memproduksi lebih lanjut adalah:
*untuk siapa (for whom) barang yang akan diproduksi?
*siapa yang harus menikmati?
Untuk mengatasi masalah pokok ekonomi tersebut kita mengenal empat sistem ekonomi yang tumbuh dan berkembang sesuai dengan situasi kondisi dan ideologi negara yang bersangkutan. Keempat sistem ekonomi tersebut adalah :
1.Sistem Ekonomi Tradisional
Sistem ekonomi tradisional merupakan sistem ekonomi yang dijalankan secara bersama untuk kepentingan bersama (demokratis), sesuai dengan tata cara yang biasa ditempuh oleh nenek moyang sebelumnya.
Pada umumnya, sistem perekonomian ini berlaku pada negara-negara yang belum maju, dan mulai ditinggalkan. Berikut ini ciri-ciri system ekonomi tradisional yaitu :
1) masyarakat hidup berkelompok secara kekeluargaan
2) tanah merupakan sumber kehidupan
3) belum mengenal adanya pembagian kerja
4) pertukaran secara barter
5) tingkat dan macam produksi sesuai kebutuhan
2.Sistem Ekonomi Terpusat
Pada sistem ekonomi ini, pemerintah bertindak sangat aktif, segala kebutuhan hidup termasuk keamanan dan pertahanan direncanakan oleh pemerintah secara terpusat. Pada umumnya sistem ekonomi terpusat ini diterapkan pada negara-negara yang menganut paham komunis. Berikut ini beberapa ciri-ciri sistem ekonomi terpusat :
1) semua sumber dan alat produksi dikuasai negara
2) hak milik perorangan atas alat dan sumber produksi tidak ada
3) kebijakan perekonomian sepenuhnya diatur pusat
4) Pembagian kerja diatur negara
5) Masyarakat tidak dapat memilih jenis pekerjaan
3.Sistem Ekonomi Pasar
Pada sistem ekonomi pasar, kehidupan ekonomi diharapkan dapat berjalan bebas sesuai dengan mekanisme proses. Berikut ini ciri-ciri system ekonomi pasar :
1)sumber dan alat produksi dikuasai oleh swasta
2)rakyat diberi kebebasan mengatur sumber dan alat produksi
3)munculnya persaingan antar pengusaha
4)dalam masyarakat terdapat pembagian kelompok-kelompok (yaitu pemilik faktor produksi dan pekerja / buruh)
4.Sistem Ekonomi Campuran
Sistem ekonomi campuran pada umumnya ditetapkan pada negara-negara berkembang. Dalam sistem ini sektor swasta dan pemerintah sama-sama diakui. Ciri-ciri sistem ekonomi capuran adalah sebagai berikut :
1) Alat produksi yang vital dikuasai negara
2) Alat produksi yang kurang penting dikelola swasta
3) Perekonomian dilaksanakan bersama antara pemerintah dan masyarakat
4) Hak milik diakui sepanjang tidak bertentangan dengan kepentingan umum
Dalam ekonomi terdapat permintaan (demand) dan penawaran (supply) yang saling bertemu dan membentuk satu titik pertemuan dalam satuan harga dan kuantitas (jumlah barang). Setiap transaksi perdagangan pasti ada permintaan, penawaran, harga dan kuantitas yang saling mempengaruhi satu sama lain.
Permintaan adalah sejumlah barang yang dibeli atau diminta pada suatu harga dan waktu tertentu. Sedangkan pengertianpenawaran adalah sejumlah barang yang dijual atau ditawarkan pada suatu harga dan waktu tertentu.
Pada permintaan berlaku hukum permintaan yaitu : ceteris paribus.
“Semakintinggi harga suatu barang semakin rendah permintaan dan sebaliknya semakin rendah harga semakin banyak permintaan”. Hukum permintaan ini dilatar belakangi oleh kenyataan bahwa orang harus memenuhi kebutuhannya sebatas anggaran atau pendapatan tertentu.
Sedangkan hukum penawaran yaitu ”semakin tinggi harga suatu barang semakin banyak jumlah barang yang akan di tawarkan oleh penjual dan sebalik nya semakin rendah harga suatu barang semakin sedikit jumlah barnag tersebut yang di tawarkan oleh penjual”.
Permintaan dan penawaran yang ada dipengaruhi oleh beberapa faktor. Berikut ini faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat permintaan :
a)Perilaku/selera konsumen
Misalnya: saat ini handphone blackberry sedang trend dan banyak dicari para konsumen, tetapi beberapa tahun mendatang mungkin blackberry sudah dianggap kuno.
b)Ketersediaan dan harga barang sejenis pengganti dan pelengkap
Jika roti tawar tidak ada atau harganya sangat mahal maka meises, selai dan margarin akan turun permintaannya.
c)Pendapatan/penghasilan konsumen
Orang yang mempunyai gaji dan tunjangan besar akan dapat membeli banyak barang yang dia inginkan, tetapi jika pendapatannya rendah maka seseorang mungkin akan mengurangi pemakaian barang yang dibelinya agar jarang beli.
d)Perkiraan harga di masa depan
Jika Barang diperkirakan harganya akan naik, maka banyak orang yang akan menimbun atau membeli ketika harganya masih rendah.
e)Banyaknya/intensitas kebutuhan konsumen
Misalnya pada saat bulan puasa (ramadhan) permintaan belewah, timun suri, cincau, sirup, es batu, kurma, dan lain sebagainya akan sangat tinggi dibandingkan pada bulan yang lain.
Sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat penawaran adalah :
a)Biaya produksi dan teknologi yang digunakan
Jika biaya produksi sangat tinggi maka produsen akan membuat produk lebih sedikit dengan harga yang mahal. Namun dengan adanya teknologi yang maju,biaya produksi dapat dikurangi sehingga memicu penurunan harga.
b)Tujuan Perusahaan
Perusahaan yang bertujuan mencari keuntungan sebesar-besarnya (profit oriented) akan menjual produknya dengan margin keuntungan yang besar sehingga harga jual jadi tinggi. Jika perusahaan ingin produknya laris dan menguasai pasar maka perusahaan menetapkan harga yang rendah dengan tingkat keuntungan yang rendah sehingga harga jual akan rendah untuk menarik minat konsumen.
c)Pajak
Kenaikan pajak menyebabkan harga jual jadi lebih tinggi sehingga perusahaan menawarkan lebih sedikit produk karena turunnya permintaan konsumen.
d)Ketersediaan dan harga barang pengganti/pelengkap
Jika ada produk pesaing sejenis di pasar dengan harga yang murah maka konsumen akan beralih ke produk tersebut sehingga terjadi penurunan permintaan, akhirnya penawaran pun dikurangi.
e)Prediksi / perkiraan harga di masa depan.
Ketika harga jual akan naik di masa mendatang perusahaan akan mempersiapkan diri dengan memperbanyak output produksi dengan harapan bisa menawarkan/menjual lebih banyak ketika harga naik akibat berbagai faktor.
Penentuan Harga Keseimbangan
Harga keseimbangan (equilibrium) adalah suatu kondisi ketika kuantitas barang yang diminta dengan kuantitas barang yang ditawarkan sama atau ketika terjadi perpotongan antara kurva permintaan dengan penawaran (disebut titik keseimbangan). Titik keseimbangan inilah yang mencerminkan harga dan jumlah keseimbangan tadi. Dengan kata lain, harga pasar ditentukan oleh kekuatan permintaan dan penawaran.